Tapike.com

10 Cara Menurunkan Bounce Rate Pada Blog

10 Cara Menurunkan Bounce Rate Pada Blog - Pada kali ini kita akan membahas cara menurunkan bounce rate atau cara atasi bounce rate pada blog. Bounce rate adalah suatu nilai yang diperoleh dari kunjungan setiap pengguna atau pengunjung blog. Menurunkan bounce rate sama pentingnya dengan kualitas konten. Artinya semakin baik kualitas konten, pengunjung pasti akan lebih banyak lagi membuka halaman baru yang ada di blog Anda dan tentu semakin banyak halaman baru yang dibuka, nilai bounce rate blog akan semakin rendah. Bagi yang ingin menurunkan bounce rate pada blog, simak ulasan berikut.

Cara Menurunkan Bounce Rate

Cara Menurunkan Bounce Rate Pada Blog
Tidak mudah memang untuk menurunkan bounce rate pada blog karena kita tidak memiliki kendali atas nilai ini dan semuanya bergantung pada penggunjung blog. Namun kita masih bisa mengatasi bounce rate dengan memperbaiki kualitas konten dan menambah elemen-elemen yang diperlukan.

1. Hindari Iklan Popup

Iklan popup memang lebih menguntungkan ketimbang iklan lainnya. Hal ini yang membuat kita terkadan tergiur untuk memasang iklan tersebut di blog kita. Tapi iklan popup sangat mengganggu pengguna dan tidak memunculkan iklan yang relevan. Hal yang seperti inilah yang membuat pengunjung langsung pergi sebelum membaca blog anda. Intinya untuk menurunkan bounce rate pada blog, hapus kode iklan popup dari blog Anda mulai dari sekarang.

2. Navigasi Harus Jelas

Navigasi tidak selalu harus berbentuk menu. Widget popular post atau recent post saya rasa masuk juga kedalam kategori navigasi karena dapat berperan penting dalam menurunkan bounce rate. Selain itu jangan membuat pengunjung frustasi hanya karena mereka tidak tahu atau bingung untuk mengakses konten yang mereka inginkan. Buatlah menu navigasi terlihat dan mudah untuk di akses. Baca cara membuat recent post di blog.

3. Template Rapi dan Simple

Membuat blog yang simpel dan lebih rapi atau teratur membuat pengguna merasa nyaman dalam mengakses blog Anda. Bayangkan bila blog Anda berantakan atau memiliki warna yang sangat tajam dan menggangu mata. Dengan sekejap penggunjung langsung pergi dari blog Anda. Desainlah template yang memiliki dasar warna putih atau warna yang tidak mengganggu penglihatan. Baca Palleton Template: Fast SEO Responsive Blogger Tempate.

4. Kecepatan Loading

Kecepatan loading adalah aspek yang paling penting baik itu untuk seo blog maupun untuk menurunkan bounce rate. Mengapa? Karena pengunjung suka blog yang cepat dan tidak membutuhkan waktu yang lama hanya untuk membuka satu halaman saja. Pengunjung ingin memperoleh informasi secepat mungkin. Hal ini bisa kita lihat dalam kehidupan sehari-hari kita. Misal, Anda pasti menggunakan provider dengan sinyal yang kuat agar koneksi internet Anda cepat atau Anda akan ngomel-ngomel sendiri saat layanan sebuah restoran sangat lamban. Intinya yang tercepat adalah yang menang walaupun tidak selalu seperti itu. Baca cara mempercepat loading blog.

5. Tampilan Responsive

Sudahkan Anda membuat blog Anda menjadi mobile friendly atau responsive. Peningkatan jumlah kunjungan melalui smartphone mengalami kenaikan yang cukup drastis di tahun 2016. Bila blog Anda belum responsive, tentu pengunjung akan lari dan bounce rate Anda akan meningkat.

6. Tambahkan Wigdet Related Post

Widget related post merupakan salah satu navigasi yang paling membantu menurunkan bounce rate pada blog karena menampilkan konten yang sesuai. Jangan lupa untuk lebih teliti dalam penggunaan label atau tag pada setiap konten. Ini berguna untuk membantu related post memunculkan konten yang sesuai dengan apa yang tengah mereka baca. Baca cara membuat related post di blog.

7. Internal Link

Selalu gunakan link yang mengarah ke konten lain tapi harus sesuai dengan pembahasan agar pengunjung lebih memahami informasi yang Anda berikan. Jangan lupa untuk menambahkan tag "target="_blank" pada setiap internal maupu eksternal link yang Anda buat supaya link tersebut terbuka pada tab baru.

8. Buat Halaman 404

Buatlah halaman 404 atau halaman error yang memiliki manfaat seperti menambahkan kotak pencarian. Tapi sebelum Anda membuat halaman 404, atasi dulu setiap link yang bermasalah pada blog. Anda bisa menggunakan Google Search Console untuk melihat link yang bermasalah. Link yang bermasalah tidak bagus untuk SEO dan dapat meningkatkan bounce rate.

9. Hindari Terlalu Banyak Iklan

Terlalu banyak iklan sama halnya seperti memasang iklan popup. Semua orang di dunia ini pasti membeci iklan yang tidak relevan maupun relevan. Sebaiknya jangan terlalu memasang banyak iklan di area konten atau iklan melayang. Anda bisa memasang iklan di sidebar, header atau footer asal tidak mengganggu dan overload. Iklan yang overload akan membuat blog semakin lambat.

10. Perbaiki kualitas Konten

Konten adalah yang terpenting dari semua cara diatas. Jika kualitas konten Anda rendah, sebaik apapun cara yang Anda lakukan hasilnya akan sama saja. Untuk menurunkan bounce rate blog, perbaikilah kualitas konten atau bila mungkin, hapus konten yang menurut Anda tidak berkualitas dan tidak memiliki informasi kepada pengguna. Baca 10 tips menulis artikel SEO friendly.

Tidak seperti SEO, kita tidak memiliki kendali penuh untuk menurunkan bounce rate. Sampai artikel ini di terbitkan, tapike saja memiliki nilai bounce rate yang cukup tinggi. Demikianlah postingan saya mengenai cara menurunkan bounce rate atau cara mengatasi bounce rate pada blog. Semoga artikel ini dapat bermanfaat bagi kita semua. Jangan lupa share dan like.
0 Comments Blogger
Disqus


Join This SiteInstagram